Langsung ke konten utama

Postingan

Kesalahan Finansial

Materi kesimpulan berdasarkan video dari Samuel & Claudya tentang 5 kesalahan finansial di Usia 20-an. 1. Lebih mementingkan Lifestyle dari pada menabung. 2. Terlalu berlebihan dalam menabung, dan merasa bersalah saat spend uang. 3. Terburu-buru mengikuti trend, hingga tidak mempelajari dulu alur keuangan. 4. Mengerti tentang instrumen keuangan, investasi, seperti emas/yang paling aman. 5. Terburu-buru membeli rumah.  Nikmatin setiap proses menabung itu, ini adalah long term. Marathon bahkan seumur hidup. 
Postingan terbaru

Tau Hidup dari Orang Lain

 40 Pelajaran penting di Umur 40 Tahun Raditya Dika 1.  Gakpapa jadi orang aneh, karena kalo beda atau jujur, jadi apa adanya. 2.  Jangan gosipin orang. Ghibah. Enggak produktif, ngapain karena gak jadi apa2 juga. 3. Kita gak sepeting itu untuk orang lain. Orang kayaknya juga gak notice. Senyamannya kita aja. 4. Usahakan minimalis, hanya punya yang penting. Kita adalah apa yang kita punya. Usahakan yang kita punya ada artinya. Secukupnya. Qonaah. 5. Kerja ringan kalau di cicil. 6. Kerja ringan kalau barengan. Sharing. 7. Ide ada kalo dicatat. Gimana cara dapet ide, kalo gak ke capture gak ada. 8. Belajar dari yang terbaik. Belajar sesuatu. 9. Belajar dari yang tidak punya pengalaman. Fresh. 10. Melamun adalah bagian dari proses kreatif. Berimajinasi. 11. Waktu ada kalo kita ciptakan. 2 menit pasti muncul kalo kita ciptakan. 12. Pakai uang untuk membeli waktu. 13. Jangan lupa untuk bermain-main. Kesenangan. 14. Punya hobi baru. Menemukan hal baru. 15. Fokus ke menciptakan ...

Pelit atau Minimalist

 Journaling Podcast #1 Agata Chelsea x Raditya Dika : Pelit atau Minimalist 1. Gimana cara membuat yang kita punya hanya yang penting buat kita. Boleh kita punya sesuatu asal itu penting buat kita. 2. Waktu kita terbatas, attention kita perlu dispend ke hal yang lain. Ada berapa waktu lagi yang kamu punya hari ini. Kita gak bisa beli waktu.  3. Orang punya cara sendiri untuk hidup masing-masing, aku dan yang lain punya caranya untuk nyari senangnya, 4. Pelit dan Hemat itu berbeda. Pelit itu tidak mau mengeluarkan duit untuk hal apapaun. Hemat, kita ngeluarin duit sesuai apa yang bernilai di kepala kita. 5. Bedain sama mau dan butuh. Want and need? 6. Financial Freedom, kalo punya sekumpulan uang yang diinvestasikan yang bisa ditarik 4% setahun. Dan uangnya tidak habis sampai mati. 7. Kita harus tau angkanya. Sebulan berapa pengeluaran. Kalo punya uang harus disimpan kemana. 8. Maksimalin energi dan waktu yang kita punya untuk bekerja. Atau tambahan lain. Kaya dari kerja, Inven...

End, or Beginning?

Kamu baru saja mengalami patah hati terbesar dalam hidupmu. Dia, seseorang yang selalu kamu doakan, kamu cintai, kamu sayangi, kamu rindukan, kamu kagumi, kamu banggakan, memilih melanjutkan hidup bersama pilihannya yang lain. Aku tau, kamu memang tidak melesat dalam berkarir, kamu juga tidak baik-baik saja di keluarga, kamu juga tetap tidak berkembang dalam ekonomi, kamu tetap jadi manusia yang biasa-biasa saja. Dia memilih orang lain karena kamu buat dia ragu, karena kamu buat dia kesal, karena kamu buat dia selalu menangis. Kamu adalah orang tolol dan bodoh yang dilingkupi rasa penyesalan. Kamu tau, tidak ada yang mau hidup dengan laki-laki seperti kamu. Tidak memiliki kedudukan, ilmu sedikit, karir yang tidak cemerlang, setengah-setengah dalam hidup. Kamu gagal dalam percintaan, segala hal yang tidak bisa kamu gapai, dan itu salahmu sendiri. Di tulisan terakhir tahun 2024 ini, aku ingin kamu berubah. Menjadi seseorang yang bisa diandalkan, bisa dipercaya 1000% bisa jadi seseorang y...

Hi!

Kenalin, gue Alfat. Umur gue sekarang, saat mengetik ini, 23 tahun 3 bulan 19 hari. Gak tau mulai bahas diri gue dari mana, yang jelas, gue masih di bumi. Mudah bergaul, tapi juga gak mudah membaur. Satu-satunya pengetahuan yang gue kuasai saat ini untuk memulai suatu percakapan adalah sepak bola. Pekerjaan gue gak jauh dari sepak bola, pakaian-pakaian gue juga gak jauh dari sepak bola, dan tentu saja sosial media gue gak jauh dari sepak bola, mungkin, 60% keseharian gue sekarang, pasti ada sepak bola. Sebagai designer grafis, orang-orang menganggap gue cukup kreatif. Tapi kalo dari diri sendiri kayaknya biasa-biasa aja, karena di bumi ini banyak orang kayak gue. Dan bekerja di industri sportainment, adalah salah satu hal yang tidak terduga. Gue pemalu, meski seringnya malu-maluin diri sendiri. Gue cukup dikenal banyak orang, tapi gak juga jadi seseorang yang punya banyak energi untuk bertemu manusia-manusia lain. Lebih banyak menghabiskan waktu seharian di ruangan, dan mengobrol denga...

Cerita

Blog ini udah lama mati. Gue bilang ke semua orang yang mungkin nanya ke gue kenapa berhenti nulis, karena ngerasa api nulis gue udah padam di bidang ini. Gue gak punya banyak diksi bagus. Gak punya kemampuan nulis sesuai kaidah-kaidah kebahasaan, dan gak tau segala tata cara menulis dengan baik dan benar. Tapi, gue butuh tempat cerita. Tempat dimana gue bisa menumpahkan apa yang ada di pikiran gue. Tempat dimana gue bisa banyak mencurahkan isi hati dan isi kepala yang suatu saat, kalo gue udah gak ada. Ada orang yang nemuin ini dan tau kalo gue juga gak selalu ceria dan gak selalu baik-baik saja. Ditulisan ini pun banyak kata gue. Gue pake karena biar berasa meledak-ledak aja. Ketimbang pake kata saya yang terlalu formal, aku yang terlalu lebut. Pengulangan kata orang pertama ini bakal terus berulang. Gue tau, gue pernah baca, tulisan yang banyak kata gue, aku, dll itu membosankan, overused dan lain-lain. Tapi kembali ke rencana awal gue. Gue butuh tempat buat melampiaskan apa yang ad...

Why?

knpdgngwkhrkhrn - Tweet Kenapa dengan gue/gw akhir-akhir ini? Sering kali, gue kehilangan energi. Satu atau dua pekerjaan sepertinya cukup untuk gue. Setelah itu gue hilang entah kemana. Energi gue terkuras habis hanya untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebetulnya gak terlalu banyak memakan waktu. Kerja sebagai grafis desain, tidak memerlukan kekuatan fisik yang besar. Jelas, yang terkuras adalah kreatifitas, pikiran, dan semua hal yang terjadi di kepala gue. Pusing? burn out? gue stuck. Melihat editan gue yang gitu-gitu aja, jujur buat gue kecewa. Gue ngerasa gak ada apa-apanya dan gak berkompeten dalam pekerjaan gue ini. Hari ini, gue juga kecewa atas apa yang terjadi. Tempat kerja gue, mulai pesan design ke orang lain. Mungkin mereka mulai mengesampingkan gue. Mulai kecewa juga. Dan mulai nganggap gue gak ada. Ada banyak kreator yang bikin gue patah hati. Mereka punya design yang sama persis. Awalnya gue cuek, karena percaya bahwa style bisa ditiru, cara bisa ditiru, tapi rezeki enggak ...